Entries in the ‘Meteorologi’ Category:

Fenomena Meteorologi (habis)

Fenomena Lokal Untuk memprakirakan cuaca tidak cukup hanya memperhatikan parameter cuaca dalam skala regional, pengaruh angin darat atau laut dan angin gunung atau lembah perlu diperhitungkan dalam membuat prakiraan cuaca harian. Selain itu diperlukan juga faktor konvektivitasnya, pada skala lokal ini dipakai untuk mengetahui daerah pertumbuhan awan vertikal. Wilson dan Scoggins ( 1976 ) mengatakan, […]

Tags: , , , ,

Leave a Comment

Fenomena Meteorologi (lanjutan)

3. Fenomena Regional Seperti halnya didaerah equator atau lintang tropis, tekanan udara diwilayah Indonesia tidak banyak mengalami perubahan, dan tidak mempunyai korelasi yang jelas dengan kejadian hujan, tapi tekanan udara mempunyai korelasi dengan massa udara. Menurut Suryadi (1993) keadaan cuaca di Indonesia dipengaruhi oleh jenis massa udara yang terdapat disekitar wilayah Indonesia dan karena itu […]

Tags: , ,

Leave a Comment

Fenomena Meteorologi

Wilayah tropis, yang terletak diantara Tropics of Cencer dan Capricorn (antara 23,5o LU hingga 23,5o LS), yang dikenal sebagai wilayah dengan kondisi atmosfer yang relatif homogen, juga sangat berbeda dalam berbagai hal. Wilayah paling basah (bukit Khasi, India) dan aling kering dimuka bumi (pantai chile) terletak diwilayah Tropis. Dengan demikian faktor yang mempengaruhi pola cuaca […]

Tags: , , ,

Leave a Comment

Kalteng Terbanyak Petir di Indonesia

Sebulan Bisa mencapai 200 Kali PALANGKA, BPOST [25/10/2007] – Masyarakat Kalteng Tampaknya harus benar-benar mewaspadai terjadinya petir saat hujan. Berdasarkan Catatan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), jumlah sambaran petir di Kalteng merupakan terbanyak di Indonesia. Kepala BMG Tjilik Riwut Palangka Raya Hidayat, mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan kondisi itu. Pasalnya petir tidak hanya bisa merusak […]

Tags: , ,

Leave a Comment