Wilayah tropis, yang terletak diantara Tropics of Cencer dan Capricorn (antara 23,5o LU hingga 23,5o LS), yang dikenal sebagai wilayah dengan kondisi atmosfer yang relatif homogen, juga sangat berbeda dalam berbagai hal. Wilayah paling basah (bukit Khasi, India) dan aling kering dimuka bumi (pantai chile) terletak diwilayah Tropis.

Dengan demikian faktor yang mempengaruhi pola cuaca di Indonesia harus memperhatikan skala meteorologi yang terjadi, hal ini yang berkaitan dengan fenomena yang sesuai dengan skala meteorologi, fenomena tersebut yaitu :

  1. Fenomena Global
  2. Fenomena Regional
  3. Fenomena Lokal


1. Fenomena Global

Yang termasuk dalam Fenomena Global yaitu :

a. Dipole Mode

Dipole Mode (DME = Dipole Mode Event) merupakan fenomena yang mirip dengan el nino namun berada diwilayah Samudra Hindia.

DME memnyebabkan kondisi cuaca yang tidak normal seperti misalnya musim panas yang sangat panas di Jepang.

b. El Nino dan La Nina

i. El Nino

El Nino Berasal dari bahasa Spanyol yang berarti “anak lelaki”. El Nino ditandai dengan meningkatnya suhu muka laut diatas rata-ratanya disekitar Pasifik Tengah dan Timur yang disertai dengan perubahan pola cuaca di wilayah Pasifik dan sekitarnya.

Masing-masing kejadian El Nino adalah unik dalam hal kekuatannya sebagaimana dampaknya pada pola turunnya hujan maupun panjang Durasinya.

El Nino merupakan fenomena cuaca skala global dan mempengaruhi kondisi iklim di berbagai tempat.

ii. La Nina

Sedangkan La Nina adalah kebalikan dari El Nino, dimana ditandai dengan pendinginan suhu muka laut yang tidak biasa di Paasifik ekuatorial tengah dan timur.

Selama periode non El Nino, tekanan permukaan diatas perairan hangat di Pasifik ekuatorial barat menurun menyebabkan udara lembab yang hangat naik.

La Nina menimbulkan dampak sebaliknya :

Angin Pasat menguat lebih dari normal

Sirkulasi monsoon lebih kuat daripada normalnya

Akumulasi curah hujan di Indonesia, Amerika Tengah, Amerika Selatan bagian Utara lebih dari biasanya. Kondisi udara lebih hangat dan basah.

Demikian untuk Fenomena Global, untuk Fenomena Regional dan Fenomena Lokal akan dibahas pada artikel selanjutnya.