Peta Normal Tingkat Ketersediaan Air Tanah

PETA NORMAL TINGKAT KETERSEDIAAN AIR TANAH DI KALIMANTAN SELATAN

  1. Peta Normal Tingkat Ketersediaan Air Tanah di Kalimantan Selatan dibuat berdasarkan data tingkat ketersediaan air tanah tahun 1981 sampai dengan tahun 2010 dari pos-pos pengamatan hujan yang mempunyai normal curah hujan 1981-2010 (75 pos ) yang tersebar di seluruh Kalimantan Selatan.
  2. Tingkat Ketersediaan Air Tanah di suatu wilayah dihitung berdasarkan neraca air lahan, yang merupakan selisih dari jumlah air yang diterima lahan dan kehilangan air dari lahan melalui proses evapotranspirasi. Asumsi dalam perhitungan neraca air adalah bahwa air yang diterima lahan hanya berasal dari curah hujan dan kedalaman tinjau tanah adalah 1 meter dengan kondisi tanah homogen.
  3. [Read the rest of this entry…]

Tags: ,

Comments (1)

Fenomena Meteorologi (habis)

Fenomena Lokal

Untuk memprakirakan cuaca tidak cukup hanya memperhatikan parameter cuaca dalam skala regional, pengaruh angin darat atau laut dan angin gunung atau lembah perlu diperhitungkan dalam membuat prakiraan cuaca harian. Selain itu diperlukan juga faktor konvektivitasnya, pada skala lokal ini dipakai untuk mengetahui daerah pertumbuhan awan vertikal. Wilson dan Scoggins ( 1976 ) mengatakan, “seorang ahli cuaca harus memperhatikan indeks labilitas udara untuk memahami pola cuaca konvektif”,

[Read the rest of this entry…]

Tags: , , , ,

Leave a Comment

Fenomena Meteorologi (lanjutan)

3. Fenomena Regional

Seperti halnya didaerah equator atau lintang tropis, tekanan udara diwilayah Indonesia tidak banyak mengalami perubahan, dan tidak mempunyai korelasi yang jelas dengan kejadian hujan, tapi tekanan udara mempunyai korelasi dengan massa udara.

Menurut Suryadi (1993) keadaan cuaca di Indonesia dipengaruhi oleh jenis massa udara yang terdapat disekitar wilayah Indonesia dan karena itu perlu mengetahui pola tekanan udara yang ada di Asia dan Australia, pola tekanan ini dimanfaatkan untuk mengetahui darimana sumber massa udara yang memasuki wilayah Indonesia.

Tekanan Udara juga dapat dipakai untuk memantau monsoon Asia maupun Australia. Indeks monsoon dapat dikenali dengan perbedaan tekanan udara di Cina dengan Hongkong serta perbedaan antara Darwin dengan Jakarta atau dengan Perth.

[Read the rest of this entry…]

Tags: , ,

Leave a Comment

Fenomena Meteorologi

Wilayah tropis, yang terletak diantara Tropics of Cencer dan Capricorn (antara 23,5o LU hingga 23,5o LS), yang dikenal sebagai wilayah dengan kondisi atmosfer yang relatif homogen, juga sangat berbeda dalam berbagai hal. Wilayah paling basah (bukit Khasi, India) dan aling kering dimuka bumi (pantai chile) terletak diwilayah Tropis.

Dengan demikian faktor yang mempengaruhi pola cuaca di Indonesia harus memperhatikan skala meteorologi yang terjadi, hal ini yang berkaitan dengan fenomena yang sesuai dengan skala meteorologi, fenomena tersebut yaitu :

  1. Fenomena Global
  2. Fenomena Regional
  3. Fenomena Lokal

[Read the rest of this entry…]

Tags: , , ,

Leave a Comment